Cari Materi & Soal

Pencarian Populer:

Materi Mengenal Perbandingan : Senilai, Berbalik Nilai

Adik - adik ayo kita simak cerita ini dulu ya.
Materi Perbandingan Senilai dan Berbalik Nilai Matematika KreatifMatika

Resep Es Jeruk Raka

Hari Minggu pagi, Raka membantu ibunya membuat es jeruk untuk keluarga.

Ibu berkata, “Raka, tolong buatkan es jeruk untuk $4$ orang. Untuk $4$ gelas, kita butuh $8$ buah jeruk.”

Raka mulai memeras jeruk satu per satu. Tiba-tiba, datang teman-temannya. Ternyata ada $8$ orang yang ingin ikut minum es jeruk.

Raka berpikir,“Kalau $4$ orang membutuhkan $8$ jeruk, kalau sekarang ada $8$ orang, berarti aku butuh berapa jeruk, ya?”.

Raka tidak ingin es jeruknya terlalu sedikit. Tapi dia juga tidak ingin rasanya terlalu kuat karena kebanyakan jeruk.

Dia kemudian bertanya kepada ibunya,“Bu, bagaimana caranya menentukan jumlah jeruk yang pas kalau jumlah orangnya berubah?”.

Ibu tersenyum dan menjawab,“Nah, itu salah satu hal yang bisa kamu pelajari dengan perbandingan.”
🤔 Coba Kamu Pikirkan!

Sebelum lanjut membaca, coba jawab pertanyaan berikut.

Jika

🍊 $4$ orang $\to$ $8$ jeruk

maka

🍊 $8$ orang $\to$ ... jeruk?

Kelihatannya gampang, kan?

Karena jumlah orang menjadi $2$ kali lipat, jumlah jeruk juga menjadi $2$ kali lipat.

Jadi $ 8 \times 2 = 16 $

Artinya, Raka membutuhkan $16$ buah jeruk.

Nah, tanpa sadar kamu sebenarnya baru saja menggunakan konsep perbandingan!

A. Perbandingan Itu Ada Dimana - Mana

Tanpa kamu sadari sebenarnya perbandingan itu ada dimana - mana dan bahkan bisa jadi tiap hari kamu ketemu.

Misalnya:

🍹 Membuat minuman

Berapa banyak bahan yang diperlukan jika jumlah orang bertambah?

🍰 Membuat kue

Kalau resep untuk $4$ orang menggunakan $200$ gram tepung, berapa tepung yang dibutuhkan untuk $8$ orang?

🏃‍♂️ Kecepatan

Andi berlari $100$ meter dalam $20$ detik. Bagaimana membandingkan jarak dan waktunya?

💰 Uang

Jika $3$ pensil harganya $Rp. 6.000,00$, berapa harga $6$ pensil?

🗺️ Peta

Jarak pada peta bisa dibandingkan dengan jarak sebenarnya.

Jadi, perbandingan bukan sekadar angka yang ada di buku matematika.

Kamu sebenarnya sudah sering menggunakannya tanpa sadar.

B. Apa Itu Perbandingan?

Perbandingan adalah cara untuk membandingkan dua besaran yang sejenis.

Misalnya,
  • $2$ pensil dibandingkan dengan $4$ pensil
  • $3$ apel dibandingkan dengan $6$ apel
  • $4$ anak dibandingkan dengan $8$ anak

Perbandingan biasanya ditulis menggunakan tanda titik dua "$ : $" atau dapat juga ditulis sebagai pecahan.

Misalnya terdapat $3$ apel dan $6$ jeruk.

Perbandingan banyak apel terhadap banyak jeruk adalah $$ 3:6 $$ Perbandingan tersebut dapat disederhanakan menjadi $$ 1:2 $$ Artinya, setiap $1$ bagian apel dibandingkan dengan $2$ bagian jeruk.

C. Cara Menulis Perbandingan

Ada satu hal penting yang harus diperhatikan ketika menulis perbandingan. Urutan harus sesuai dengan apa yang ditanyakan. Misalnya:

Di dalam sebuah kotak terdapat $4$ bola merah dan $6$ bola biru. Berapakah perbandingan bola merah terhadap bola biru?

Karena yang dibandingkan adalah merah : biru.

Maka, $$ 4:6 $$ Kemudian kita sederhanakan.

Kedua bilangan dapat dibagi 2 sehingga menjadi,

$$ 4:6=2:3 $$ Jadi, perbandingan bola merah terhadap bola biru adalah $$ \boxed{2:3} $$ ⚠️ Hati-hati! Kalau pertanyaannya dibalik,

Berapakah perbandingan bola biru terhadap bola merah?

Maka, $$ 6:4=3:2 $$ Jadi jangan sampai tertukar.

Merah $:$ Biru $\ne$ Biru $:$ Merah

Urutan itu penting!

1. Perbandingan Senilai

Adik - adik, perbandingan senilai adalah salah satu jenis perbandingan dimana membandingkan dua buah besaran jika salah satu besaran nilainya naik maka akan diikuti oleh besaran lainnya.

Salah satu contohnya adalah banyak orang dan jeruk seperti pada cerita Raka di atas.

Ketika banyak orangnya ternyata yang semula $4$ orang akhirnya bertambah dua kali lipat menjadi $8$ orang maka kebutuhan banyak jeruk yang semula $8$ jeruk akan ikut bertambah juga dua kali lipatnya menjadi $16$ jeruk.

Dalam konteks yang lain, misalkan kamu membali $3$ pensil seharga $Rp. 4.500,00$ maka ketika kamu belinya nambah menjadi $6$ pensil maka harga yang harus kamu bayarkan juga harus nambah dua kalinya menjadi $2 \times 4.500=9.000$.

Jadi uang yang kamu bayarkan untuk beli $6$ pensil adalah $Rp. 9.000,00$.

2. Perbandingan Berbalik Nilai

Perbandingan berbalik nilai merupakan kebalikan dari konsep perbandingan senilai di atas.

Perbandingan berbalik nilai adalah sebuah perbandingan yang terjadi pada dua buah besaran dimana ketika salah satu besaran nilainya bertambah maka besaran yang lain malah turun nilainya.

Salah satu contoh adalah hubungan perbandingan antara kecepatan dan waktu.

Katika kamu bepergian mengendarai mobil dengan kecepatan $60$ km/jam maka kamu akan sampai tempat tujuan dalam $40$ menit.

Namun jika mobil kamu bertambah kecepatannya menjadi $120$ km/jam maka kamu pasti akan tiba lebih cepat (waktu bepergian makin singkat).

Ketika kecepatanmu naik menjadi $2$ kali lipat maka waktu tempuh kamu akan menjadi $\dfrac{1}{2}$ kali waktu tempuh semula.

Jadi cara hitungnya begini,

\[ \dfrac{1}{2} \times 40 = 20 \ \text{menit} \]

Cara Cepat Memahami Soal Perbandingan

Kalau menemukan soal perbandingan, jangan langsung panik.

Coba lakukan empat langkah sederhana berikut:

  1. Baca baik-baik soalnya.
    Cari tahu apa saja yang dibandingkan.

  2. Tulis besaran yang diketahui.
    Misalnya, $$ 3\text{ buku}=Rp15.000 $$.
  3. Perhatikan jenis hubungannya
    Tanyakan, “Kalau yang satu bertambah, yang lain ikut bertambah atau justru berkurang?” Kalau sama-sama bertambah atau berkurang, kemungkinan senilai. Kalau yang satu bertambah sementara yang lain berkurang, kemungkinan berbalik nilai.

  4. Perhatikan satuan
    Pastikan satuannya sudah sama sebelum melakukan perbandingan.

Kesimpulan

Nah, sekarang sudah lebih jelas kan kalau perbandingan sebenarnya dekat banget dengan kehidupan sehari-hari? 🍊📚

Mulai dari menghitung jumlah buah, membeli buku, membuat minuman, membagi makanan, sampai membaca peta, semuanya bisa melibatkan konsep perbandingan.

Hal paling penting yang perlu kamu ingat adalah perbandingan digunakan untuk melihat hubungan antara dua besaran yang sejenis. Saat mengerjakan soal, jangan cuma fokus mencari rumus. Perhatikan dulu apa yang dibandingkan, bagaimana hubungannya, dan apakah satuannya sudah sama.

Kamu juga sudah mengenal dua jenis perbandingan :
  1. Perbandingan senilai, ketika satu besaran bertambah dan besaran lainnya ikut bertambah.
  2. Perbandingan berbalik nilai, ketika satu besaran bertambah tetapi besaran lainnya justru berkurang.

Jadi, kalau nanti menemukan soal perbandingan yang kelihatannya bikin pusing, jangan buru-buru menyerah. Coba bayangkan kembali situasinya dalam kehidupan sehari-hari.

Karena pada dasarnya, perbandingan bukan tentang menghafal banyak rumus, tetapi tentang memahami hubungan antara dua hal.

Semakin sering kamu berlatih, semakin mudah kamu menemukan polanya.

🎯 Kotak Latihan Soal & Tryout:

Mau latihan soal lebih banyak tentang Perbandingan? Coba pengerjaan [Bank Soal Perbandingan Lengkap] atau uji kemampuanmu langsung di simulasi [Tryout Online Perbandingan Lengkap].